Air Terjun
Kalata berada di wilayaKecamatan Wolowa Kabupaten Buton yang
berada sekitar 1,5 km dari Jalan Poros Lasalimu-Pasarwajo dengan waktu tempuh sekitar 20
menit. Jika anda datang dari Pasarwajo maka ada dua rute yang bisa anda tempuh
untuk menuju lokasi air terjun ini, rute tersebut adalah melalui Kecamatan
Pasarwajo dan dan Kecamatan Lasalimu Selatan.
Saya dan
teman-teman berjalan menggunakan sepeda motor dari Kali biru menuju kecamatan
Wolowa. Setelah tiba di Wakantolalo kami melihat plang/bener yang tertuliskan
Permandian Kalata. Pada bagian bawah bener tersebut juga terdapat tanda panah
bertuliskan 1.500 meter. Ikuti jalan tersebut hingga tiba di pertigaan. Sesampai
di pertigaan ini, kami ambil arah kanan (belok kanan) menyusuri jalan yang
sementera pengerasan.
Setelah
sampai di lokasi parkiran maka kami parkirlah kendaraan, tapi hati-hati kunci
stir motor dan helem di bawah karna tidak ada penjaga parkiran.
Dari tempat parker motor kami harus berjalan kaki
menyusuri jalan setapak yang berada di anatara gunung dan Jurang. Jalan setapak
yang kami lalui ini adalah jalan setapak menuju daerah aliran sungai dimana
lokasi Air terjun Kalata. Untuk sampai di wilayah parkiran sungai, kami harus
melalui jalan setapak
sekitar 50 meter.
Pada bagian
pinggir daerah tumpahan air terjun ini terdapat batu-batu besar yang bisa
dimanfaatkan sebagai tempat bersantai sambil menikmati indahnya pemandangan di
sekitar wilayah Air Terjun Kalata. Air terjun ini bernuansa sejuk dengan warna
putih kehijau-hijauan. Untuk itu, nikmatilah destinasi wisata alam Air Terjun Kalata
yang sungguh menakjubkan ini.
Setelah
bosan berenang di sekitar tumpahan Air Kalata ini, pengunjung bisa
berjalan-jalan ke atas air terjun untuk menikmati keindahan wisata tebing dan
wisata bebatuan yang terhampar di sekitar aliran sungai.
Hal lain
yang membuat tempat wisata yang satu ini semakin menarik adalah kami bisa
mengambil poto di belakang tumpahan air terjun sebab di belakang tumpahan Air
Terjun Kalata terdapat sebuah gua tapi saya belum juga sempat masuk disana.
Untuk sampai di gua tersebut anda harus berjalan melewati aliran sungai.
Jarang-jarang lho kami mengambil gambar di belakang tumpahan air terjun. Nah,
hal inilah yang membedakan Air Terjun kalata dengan air terjun lainnya yang ada
di sekitar wilayah pulau Buton.
Ehh hampir
lupa saya perkenalkan teman jalan ke Peramandia air terjun kalata.Foto
grafernya nama Daci Sebelah kanan itu saya yang ala-ala menembak, terus ada
Fani yang paker Jilbab hitan, kemudian Rasti, yang dibelakangnya ada Tita dan
Sana, didepan sana ada Nanang, disamping kanan Nanang ada Indra dan terakhir
yang pake baju biru merah saya lupa namanya. hehehe
Bukan hanya kami
yang berkunjung ditempat ini tapi sekitar puluhan orang yang berkunjung di
tempat ini. Saya juga sempat-sempatkan berfoto dengan salah satu yang
pengunjung di permandian menari ini. Tidak sempat kenalan karena setelah
berfoto dia segerah pergi. Hehehe
Demikianlah
informasi mengenai wisata Air Terjun Kalata yang dapat saya berikan kepada anda
sekalian. Semoga informasi ini bermanfaat bagi anda dan apabila anda merasa
penasaran dan ingin berkunjung ke tempat ini, ayo segera kesana. Oke,
terimakasih atas kunjungannya, mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang
berkenan dan Salam dari Kampung.
@La Anwar






Tidak ada komentar:
Posting Komentar