Deburan Ombak pelan menepi, angin sepoi-sepoi
begitu terasa. Hamparan pasir putih yang masih alami begitu membujur kaku,
menawarkan sejuta pesona. Nyiur melambai, , Pantai Lakhadao memanjang siap
menebari maut bagi orang-orang yang berada disekitarnya. Pantai Lakhadao itu
laksana Surga yang ada disekitarnya.
Wabula adalah sebuah kecamatan yang berkisar 24 km
dari ibukota Kabupaten Buton, Pasarwajo. Wilayah pesisir yang memiliki garis
pantai yang mempesona. Lautnya penuh dengan ikan. Maklum Wabula terletak di
hamparan lautan Aru. Sepanjang garis pantai Wabula dipastikan dihiasi pasir
putih. Keindahan inilah yang menarik Pemerintah kabupaten Buton yang dinakhodai
Bupati Buton, Samsu Umar Abdul Samiun, SH dan Wakil Bupati Buton, Drs. La
Bakry, MSi untuk menetapkan wilayah Wabula sebagai tempat pariwisata di
Kabupaten Buton. Kawasan Wisata itu letaknya di Desa Wasuemba tak jauh dari Wabula
ibukota Kecamatan Wabula.
Pantainya yang landai, pasir putihnya yang masih
alami kini menjadi incaran dari program pemkab Buton untuk menjadikan wilayah
tersebut sebagai kawasan andalan wisata. Dan semua itu jika berhasil masyarakat
setempatlah akan menyediakan home stay yang memenuhi standar kelayakan yang
diinginkan oleh pengunjung utamanya” .
Pantai Lakhadao dengan pasir putihya terletak di Selatan
Desa Wasuemba. Pantai ini dikelilingi oleh laut dan tebing yang membujur tinggi terdiri
dari pasir putih yang indah. Pantai Lakhadao yang digunakan sebagai tempat
Wisata bagi Masyarakat Wabula dan sekitarnya ini juga digunakan sebagai tempat
peristrahatan nelayan yang ada disekita pantai Lakhadao.
HMR
Antara tebing, jurang dan keindahan
Sebuah rasa hadir menyeruak
Bersama desir angin
Sepi yang dalam
Kerinduan
HMR
Biru itu
Pecah membuih
Basahi bibir pantai
Ada indah di balik sepimu
Tak ada jejak di pasir bersih
Terhapus disapu gelombang
Sisakan sekeping hati
Tersenyum…
HMR
Gelombang,
tenang hampiri senjaMenatap terang, indah bola
matamu
Resapi aura hangat yang kau alirkan
Ku tahu, kau kan segera berlalu
Dan, walau akan tersimpan selamanya,
aku pun hanya dapat berlabuh sejenak
Terima kasih untuk senyum indahmu
Melepas genggam, lembut jemarimu
Mencoba tersenyum..
Sungguh indah pemandangannya
Dapat menghipnotis kita semua
Tak lain dan tak bukan
Semua
ini ciptaaan Yang Maha Kuasa


HMR
Butiran – butiran pasir yang banyak
Laksana butiran salju yang menutupi jalanan
Perahu – perahu yang berjajar di tepi pantai
Laksana seorang pasukan yang berbaris rapih
HMR
Hijau dan biru
Hamparan kesejukan
Tarikan nafas dalam
Memandang dengan hati
Sentuhan lembut angin
Aliran damai jiwa
Tersenyum..
HMR
kulihat indahnya...
lautan biru
tepat didepan mataku
melukiskan pesona alam
yang hidup dalam
panorama
keindahan
HMR
Walau sesaat..
Jejak kehadiranmu, tampak jelas
Tak lama, akan terhapus gelombang
Hanya sisakan rekam jejakmu di hati
Sebuah perjalanan kehidupan
HMR
Ku tahu, kau kan segera berlalu
Dan, walau akan tersimpan selamanya,
aku pun hanya dapat berlabuh sejenak
Terima kasih untuk senyum indahmu
Melepas genggam, lembut jemarimu
Mencoba tersenyum..